Home » , » Pedagang Berharap Minimarket Dibatasi

Pedagang Berharap Minimarket Dibatasi

Written By admin on Senin, 01 Agustus 2011 | 13.10

Pedagang Pasar Antri Baru, Kota Cimahi mengancam akan melakukan demo jika Pemkot Cimahi tidak membatasi perizinan bagi minimarket. Keberadaan minimarket sangat meresahkan pedagang pasar tradisional karena mengurangi penghasilan mereka.

"Kami hanya pedagang kecil, jadi sangat mengandalkan penjualan. Tetapi sejak minimarket banyak di Cimahi, pendapatan kami jadi berkurang. Untuk itu kami minta agar perizinan bagi minimarket ini dibatasi," ujar salah seorang tokoh pedagang Pasar Antri Baru, Jumadi saat bertemu dengan Ketua DPRD Kota Cimahi, Ade Irawan usai sidak, Jumat (29/7).

Menurut Jumadi, bagi sebagian pedagang keberadaan minimarket telah mematikan kehidupan perekonomian mereka. Diakuinya, tidak sedikit pedagang yang terpaksa menutup usahanya karena pendapatannya semakin berkurang.

Sekilas, lanjutnya, kegiatan jual beli di pasar tradisional ini terlihat sangat ramai, padahal perekonomian di dalamnya sangat terganggu. Itulah sebabnya sebagian pedagang meminta agar perizinan minimarket dibatasi.

"Semakin hari masalah minimarket ini semakin dirasakan. Untuk sekarang kami akan mencoba bersabar dan melihat sejauh mana tindakan yang dilakukan DPRD maupun Pemerintah Kota Cimahi. Tapi jika masalah ini terus berlarut-larut, kami akan melakukan demo menuntut pembatasan izin bagi minimarket," tegasnya.

Menanggapi keluhan pedagang Pasar Antri Baru, Ketua DPRD Kota Cimahi, Ade Irawan meminta kepada pedagang untuk bersabar. Masalah minimarket sedang ditangani pihak terkait.

"Masalah minimarket memang sedang ditangani. Dewan juga sempat memanggil pihak-pihak terkait, termasuk memanggil para pengusaha minimarket. Untuk itu, saya minta agar pedagang bersabar hingga nanti ada keputusan atau jalan keluar untuk menangani masalah ini," kata Ade.

Minimarket bermasalah

Sementara itu, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cimahi pada 22 Juli 2011 telah memanggil 26 minimarket bermasalah.

Menurut Kasi Penegakan Perda (Gakda) Satpol PP Kota Cimahi, Deden Hidayat, dari hasil klarifikasi yang dilakukan terhadap para pengusaha minimarket yang sudah datang memenuhi panggilan, ditemukan jika pada prinsipnya minimarket-minimarket tersebut lengkap perizinannya. Hanya memang ada beberapa yang saat ini sedang dalam pengurusan perpanjangan izin.